ARUH ADAT MASIWAH PARE GUMBOH MASYARAKAT DAYAK DEAH HALONG

Balangan, komandan kodim 1001/Amt-Blg letkol inf Ali Ahmad Satriayadi S.I.P,M.tr(Han) Kapolres balangan AKBP Moh. Zamrony S.ip, perwira penghubung kodim 1001/ Amt-Blg Mayor Czi M. Choirul,  Bupati Balangan  H. Ansharuddi M.si menghadiri acara ARUH ADAT MASIWAH PARE GUMBOH,tradisi masyarakat Dayak Deah Desa Liyu,Kecamatan Halong Kabupaten Balangan.

Acara ini memperkenalakan, seni budaya dan adat istiadat masyarakat, sekaligus mengeratkan rasa persatuan,persodaraann antar  msyaraka sekitar dan masyarakat kabupaten Balangan umummnya.acara ini juga sebagi sarana dan rekreasi bagi kalangan masyarakat di dalam mau pun luar daerah.     

Dalam sambutannya bapak bupati H. Ansharuddin M.si memyanpaikan bahwa, rasa sukur dan terimakasih. acara ini merupakan wujut kekompakan, kerja sama dan ke gontongroyongan masyarakat desa liyu yang bisa d jadikan contoh untuk desa desa di sekitarnya. Acara adat aruh dayak deah ini juga merupakan mementum dan sekaligus sebagai sarana pariwisata bagi masyarakat kabupaten Balangan dan dari luar kabupaten Balangan “ujarnya”.

Disela sela acara komandan kodim 1001/ Amt-Blg  mendapingi bapak bupati melaksanakan acara tari gintur bersama, dan seluruh tamu undangan yang hadir dalam acara tersebut. Pada kesempatan itu juga komandan kodim dan bupati balangan mencoba dan menikmati kopi khas masyarakat dayak deah sekaligus memberikan bantuan cindra mata yang barupa pembagian ktp dan kartu keluarga secara gratis bagi masyarakat desa Liyu.

   Kepala Adat Dayak Deah Ali Ancin mengatakan, ritual syukuran atas hasil panen kali ini merupakan acara syukuran terbesar yang pernah dilaksanakan, karena sebelumnya syukuran dilaksanakan oleh masing-masing individu masyarakat Adat Dayak Deah.Namun karena melimpahnya hasil panen tahun ini, akhirnya seluruh masyarakat bersepakat untuk melaksanakan syukuran bersama secara besar-besaran.

” Semua dilaksanakan secara gotong royong mulai dari persiapan, pelaksanaan hingga selesai acara nantinya. Ajang ini tentu untuk memperkenalkan adat dan budaya serta berbagai kearifan lokal Adat Dayak Deah, sebagai salah satu kekayaan kebudayaan nasional,” tuturnya.

Kepala Desa Liyu, Kecamatan Halong, Riduannsyah mengungkapkan, tidak menyangka kegiatan ini akan menarik perhatian banyak orang, bukan hanya warga Balangan yang berhadir, akan tetapi sejak persiapan acara, banyak orang berdatangan dari berbagai kabupaten/kota di Kalimantan Selatan, bahkan dari pulau jawa.

“Sungguh kami tidak menyangka, kalau ternyata banyak yang tertarik untuk datang ke daerah kami yang cukup jauh dari kota, yakni berada sekitar 200 Km dari ibukota Kalimantan Selatan, Banjarmasin,” ujarnya. Admin 1001

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *